0

PPI: Mengasah Ide, Memperbesar Manfaat

Mengapa berpartisipasi di PPI ? Adakah urgensinya ? Tidak ada pengaruh langsung dengan kelancaran urusan akademik ? Beberapa pertanyaan ataupun alasan yang sering muncul dari para pelajar, khususnya pelajar Indonesia di luar negeri. Sungguh ini fenomena yang sudah terjadi lintas generasi, namun yang menjadi pertanyaan besar apakah tingkat keengganan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan PPI terus meningkat dewasa ini ? Apakah benar dengan aktif di PPI, performa akademik akan turun ? Apakah benar jika sudah memiliki posisi dan afiliasi tetap kemudian menjadi tidak perlu berkontribusi aktif di PPI ? pertanyaan terakhir lebih ditujukan ke pelajar S3 umumnya.

Berangkat dari pengalaman dan pengamatan penulis, kompleksitas masalah yang sangat dinamis khususnya di era disrupsi ini membutuhkan keluwesan, kecepatan, dan ketepatan berpikir dan bertindak solutif. Kemampuan ini berakar dari kapabilitas berpikir personal, baik dalam lingkup permasalahan sosial maupun pribadi. Volatilitas, ketidakpastian, komplesitas, dan ambiguitas problematika kehidupan saat ini, akan mampu dihadapi individu-individu yang memiliki keterampilan memproduksi ide jitu dalam waktu singkat. Kemampuan ini berasal dari bawaan genetik, terkait karakter psikologis dasar individu, atau pengalaman yang dipelajari. Kualitas dan kuantitas pengalaman berorganisasi menjadi promotor penting dalam melatih kemampuan tsb. Spontanitas, fleksibilitas, dan produktivitas ide kreatif dan tepat guna tidak lahir secara instan jika tidak punya bakat bawaan.

PPI menawarkan berbagai tantangan, program, wadah, bahkan fasilitas baik yang langsung maupun tak langsung, yang bisa dimanfaatkan secara efektif oleh para pelajar Indonesia di perantauan untuk menjadi manusia yang siap dan unggul dalam menghadapi perubahan zaman. Melalui berbagai kegiatan PPI, pelajar bisa belajar mengolah ide, menyelaraskan gagasan, mengkombinasikan pemikiran, merangkai proses penyelesaian, bahkan memimpin perwujudan mimpi-mimpi besar yang sarat manfaat untuk banyak orang.

Manfaat bisa didapat personal yang terlibat langsung di kegiatan PPI, ataupun masyarakat luas baik di Indonesia khususnya, dan warga dunia umumnya. Jurus mengamplifikasi manfaat adalah dengan mengerjakan suatu aksi secara bersama-sama, sehingga energi dan dampak yang dihasilkan akan berlipat. Jika melihat perspektif sosial, bukankah ketika kita berjibaku mencoba mengurusi program yang bermanfaat untuk orang lain, maka sebenarnya di waktu bersamaan disadari ataupun tidak, secara paralel urusan kita pribadi akan makin besar peluang suksesnya dengan bantuan orang lain. Bukankah jejaring serta kecepatan dan kemudahan akses informasi penting sering didapat oleh orang-orang yang tidak berat tangannya berurusan dengan masalah publik. Tidak berarti mengharap pamrih, tapi inilah “hukum alam” yang berlaku universal dan tidak bisa dipungkiri.

Jadilah bagian dari solusi, bukan beban permasalahan. Jadilah bagian dari kemajuan, bukan halangan melangkah. Jadilah bagian dari harapan, bukan pengubur mimpi sebelum dilakukan. Semua ini bisa diwujudkan dengan bergabung dan berpartisipasi aktif dalam wadah berharga, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Organisasi ini ada di setiap wilayah/universitas, di setiap negara, bahkan ada koordinasi besarnya dalam PPI Kawasan dan PPI Dunia. Mari mengasah ide dan memperbesar manfaat bersama PPI.

Okayama, 20 Oktober 2023
Hirmas F Putra
(Pelajar Indonesia di Okayama University, Jepang).