PPI Jepang Desak DPR Atasi Isu Brain Drain
Tokyo, PPI Jepang, Karimma – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang desak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk atasi fenomena brain drain dalam diskusi dengan...
Tokyo, PPI Jepang, Karimma – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang desak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk atasi fenomena brain drain dalam diskusi dengan...
Fukuoka, PPI Jepang, Theofila Jessica – Dosen Sekolah Vokasi IPB University Prima Gandhi resmi terpilih sebagai Ketua Umum Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang 2024-2025. Ia terpilih...
(Tokyo, 20 Juli) Pada hari Sabtu, 20 Juli, PPI Jepang mengadakan puncak acara ASSIGN: 7th Annual Scientific Symposium of Indonesian Collegians in Japan secara online. ASSIGN merupakan simposium pendidikan yang bertujuan untuk mempresentasikan riset serta ekspertis peneliti/akademisi Indonesia. Tahun ini, ASSIGN mengangkat tema “The Demographic Bonus Dilemma: Threat or Opportunity for Indonesia?”.
(Tokyo, 27 Juni 2024) – Pada hari Minggu, 23 Juni, PPI Jepang menyelenggarakan volume kedua dari “KOMPAK: Komunikasi Profesional dan Kekuatan Organisasi” yang mengangkat tema peranan diaspora muda Indonesia dalam berinovasi dan memajukan Indonesia.
Sabtu (8/6) PPI Jepang mengadakan webinar Hari Lingkungan Hidup Sedunia bertema “Restorasi Lahan dan Transisi Energi Sebagai Upaya Mitigasi Perubahan Iklim” yang diadakan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup yang ditetapkan pada tanggal 5 Juni. PPI Jepang mengundang pembicara dari berbagai instansi untuk membagikan ilmu dan ekspertis untuk mencapai transisi energi ‘net 0 emissions’ bagi Indonesia yang sejalan dengan Paris Agreement. Webinar ini dibawakan dengan pematerian dari Bapak Marjuki, M.Si. Plt. selaku kepala Pusat Layanan Iklim Terapan BMKG, Dr. Beatan Rahmawati ST. M.Si selaku Kaprodi Teknik Manajemen Lingkungan SV Universitas IPB, Bapak Muhammad Zahrul Muttaqien, PhD dari Atase Kehutanan Kedutaan Besar Republik Indonesia Tokyo, dan Prof. Muhammad Aziz, PhD dari Universitas Tokyo. Webinar ini dimoderasikan oleh Kepala Biro LHK PPI Jepang, Bapak Septian Fauzi Dwi S.
Pada hari Jum’at yang bersejarah tanggal 19 April, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang mengadakan sebuah audiensi yang tak hanya mempererat tali kerjasama, tetapi juga menjadi momen silaturahmi istimewa dalam bulan Ramadhan. Bertempat di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Meguro Tokyo, acara ini menjadi wadah bagi PPI Jepang dan KBRI Tokyo untuk bekerjasama serta kolaborasi program kerja yang akan dilakukan bersama.
PERS REALESE
PPI Jepang dan Atdikbud KBRI Tokyo Sepakat Tingkatkan Kolaborasi
Press Release
PPI Jepang bersama Atase Keuangan KBRI Tokyo dan Direktorat Jendral Bea Cukai mengadakan Webinar Kepabean.
Sabtu (13/04) PPI Jepang mengadakan International Webinar bertema “Disasters: Learning and Sharing Experience”. Webinar ini diadakan tidak hanya untuk memperkuat pengetahuan dan membangun budaya resiliensi kebencanaan kepada para hadirin, namun juga untuk memperkuat pengetahuan dan pengalaman antara Indonesia dan Jepang dengan mengundang beberapa narasumber dalam ahli bidangnya dari negara masing-masing. Diantaranya adalah Kepala BMKG, Kepala Pusdatin BNPB, Senior Advisor JICA, dan Direktur IRIDeS Tohoku University.
Webinar ini diadakan untuk menginformasikan akan peraturan bea cukai yang relevan terhadap mahasiswa-mahasiswa yang akan lulus dan berpulang ke Indonesia. Demi menjelaskan topik tersebut secara lebih akurat, PPI Jepang mengundang narasumber dari pihak KPU Bea Cukai Soekarno Hatta, KPU Bea Cukai Tanjung Priok, dan Bea Cukai Kantor Pos Pasar Baru.