Berikut disampaikan hasil analisa Tim Nuklir KBRI Tokyo terkait perkembangan PLTN Fukushima dan dosis radiasi di beberapa wilayah di Jepang.
Berdasarkan laporan Pemerintah Jepang dan IAEA hingga 18 Maret belum ada data korban yang sakit karena kontaminasi radiasi. Aktivitas penanganan kecelakaan reaktor nuklir Fukushima Daichi masih terkait dengan usaha untuk melakukan pendinginan dengan memompakan air ke reaktor dan memulihkan suplai listrik ke instalasi. TEPCO berencana hingga paling lambat tanggal 20 Maret 2011 akan memasokkan air dan juga perangkat untuk suplai listrik ke unit reaktor yang (selain unit 2), seperti unit 1,3, dan 4. Apabila semua usaha berhasil, maka proses pendinginan berlangsung dengan baik. Akan tetapi, seandainya proses ini tidak terjadi maka harus dipikirkan cara lain untuk mendinginkan beberapa unit reaktor ini.
Read more...
Pada hari Jumat,18 Maret 2011, NISA (Badan Pengawas Keselamatan Industri dan Nuklir Jepang) mengeluarkan informasi pada sekitar pukul 18.00 tentang dinaikannya level INES (International Nuclear Events Scale) dari level 4 menjadi level 5 dari skala 7. Peningkatan level ini dilakukan karena lebih dari 3% bahan bakar (fuel) telah mengalami kerusakan (damage). Menurut berita NHK, level 5 ini sama dengan level ketika terjadi kecelakaan pada Three Miles Island-2 (TMI-2) yang terjadi pada tahun 1979.
Pengumuman skala INES menjadi 5 oleh pemerintah Jepang ini tidak diikuti dengan perluasan daerah evakuasi. Sehingga hingga saat ini, daerah evakuasi tetap 20 km dan antara 20 km hingga 30 km disarankan tetap berada dalam ruangan. Dengan melihat data laju dosis radiasi di reaktor Fukushima Daiichi ataupun di beberapa daerah lain (lihat Update Laju Radiasi 18 Maret 2011), memang tidak terlihat peningkatan, terlebih lagi peningkatan yang signifikan. Bahkan data pengukuran mengindikasikan bahwa tindakan pendinginan melalui operasi penyemprotan air mampu menurunkan dosis radiasi. Usaha untuk memulihkan kembali sumber listrik pada instalasi memberikan harapan pemulihan sistem pendingin reaktor. Meskipun keberhasilan dua usaha ini masih perlu menunggu perkembangan lebih lanjut.
Selain pertimbangan dari Tim Nuklir yang berada di Crisis Center KBRI Tokyo, analisis pakar keselamatan reaktor nuklir di tanah air juga memperkuat pertimbangan. Dr. Setiyanto, Kepala Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir BATAN, sesaat setelah pengumuman peningkatan level INES dari 4 menjadi 5 (18 Maret 2011), menyatakan bahwa dari data yang ada, dosis radiasi dari reaktor Fukushima Dai-ichi belum mengkhawatirkan. Beliau pun menyatakan bahwa radius evakuasi 20 km dari pemerintah Jepang sudah cukup aman, meskipun skala kecelakaan ditingkatkan menjadi INES 5.
Dengan memperhatikan berbagai faktor di atas, hingga saat ini KBRI Tokyo belum mengubah rekomendasinya terkait penentuan radius evakuasi, yaitu tetap 50 km. Oleh karena itu, semua WNI di Jepang diminta untuk tetap tenang dengan tetap memperhatikan sumber-sumber informasi dari Pemerintah Jepang dan KBRI Tokyo.
在日インドネシア留学性協会
Tokyo Indonesian Embassy (インドネシア大使館)
5-2-9 Higashigotanda, Shinagawa-ku Tokyo
(〒141-0022 東京都品川区東五反田5-22-9)
Phone: +81-(03)-3441-4201
Email:
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
URL: http://www.ppijepang.org
Akun: Zainichi indonesia ryu-gakusei kyo-kai
Nama Bank: Japan Post Bank
Nama Cabang: Zero Ichi Hachi Ten
No. Rekening: 8568385
No. Cabang: 10190
Bangou: 85683851
名前:在日インドネシア留学生協会
(ザイニチインドネシアリュウガクセイキョウカイ)
銀行:ゆうちょ銀行
店 名:〇一八店
口座番号:8568385
記号:10190
番号:85683851