PPI Jepang

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang atau disingkat PPI Jepang merupakan organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Organisasi ini didirikan di Tokyo pada tanggal 24 Juni 1953.

Follow Us

PPI Jepang Follow us Milis PPI Jepang

Tiba di Jepang

Sakura bermekaran di berbagai penjuru Jepang. Seperti itu juga mungkin kondisi hati rekan-rekan mahasiswa Indonesia yang baru datang ke Jepang, baik itu yang pertama kali datang, ataupun yang kembali datang ke tanah rantau ini. Menyambut tantangan baru dengan semangat yang baru. Selamat datang di Jepang, dan salam kenal dari kami PPI-Jepang.

Buat rekan-rekan yang sudah pernah kuliah di Jepang mungkin sudah paham tentang apa-apa yang harus dilakukan setiba di Jepang. Tapi buat rekan-rekan yang baru pertama kali, semoga artikel ini bisa membantu menjelaskan apa-apa yang perlu dilakukan setiba di Jepang. Tentunya kalo bisa ketemu dengan teman-teman PPI di kampus baru, akan jauh lebih mudah.

Alien Registration Card

Segera setelah tiba di Jepang, atur jadwal ke City Office tempat kita tinggal agar kita secepatnya mendapatkan Alien Card sebagai kartu identitas (semacam KTP). Jika sudah memiliki Alien Card (atau setidaknya keterangan bahwa Alien Card anda sedang diproses), maka kita bisa membuka rekening bank, mendaftar asuransi kesehatan dan telpon dsb. Ada kalanya seorang mahasiswa harus tinggal sementara di researcher house selama beberapa hari sebelum pindah ke apartemen/asramanya yang permanen. Dalam hal ini, boleh-boleh saja menunda sampai mendapat alamat tinggal permanen asalkan masih dalam jangka 90 hari sejak kedatangan. Namun, karena Alien Card hampir selalu diperlukan dalam setiap prosedur administratif maka sedapat mungkin segera mendaftarkan diri.

Dokumen yang diperlukan :

- Formulir pendaftaran
- Paspor
- Pasfoto ukuran 3.5 cm x 4.5 cm 2 lb

Proses pembuatan Alien Card memakan waktu kira-kira 2 minggu.

Asuransi Kesehatan

Di Jepang, biaya untuk berobat dan perawatan sangat mahal apabila tidak dibantu dengan keringanan dari asuransi. Kita bisa mendaftar asuransi kesehatan di City Office yang sama tempat kita mendaftarkan Alien Card. Dengan asuransi ini, kita hanya dikenakan 30% dari biaya perawatan. Apabila dalam setahun asuransi tidak pernah digunakan sama sekali, kita bisa mendapatkan sebagian 'uang' kita kembali* dalam bentuk present misalnya kartu kereta (Lagare Card) atau alat kesehatan. *tiap-tiap kota, memiliki peraturannya masing2.

Rekening Bank

Beberapa dokumen yang diperlukan untuk membuka rekening bank :

- Formulir : di bagian nama ditulis dengan huruf Romawi dan huruf katakana
- Alien Card

Tagihan listrik, air, gas dan telpon bisa dibayar secara otomatis melalui fasilitas autodebet. Setelah kelengkapan prosedur keimigrasian, kini kita sudah akan memulai hidup di Jepang yang sebenarnya. Pastikan tempat tinggal kita cukup nyaman, baik dari segi kondisi, tranportasi, lingkungan maupun harga. Berikut pengetahuan umum tentang “rumah” di Jepang :

Apartment /Apato

Apato umumnya disewakan berupa kamar kosong, tanpa perabotan. Kalau baru pertama kali datang di Jepang dan langsung menyewa apato memang sedikit repot, karena kita harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk membeli perabotan-perabotan tersebut. Jika kita mau bersabar, sedikit-demi sedikit barang-barang murah bisa diperoleh di bazaar atau mendapat limpahan barang dari teman yang pulang.

Uang deposit, uang kunci, uang komisi

Uang deposit ikut dibayarkan di awal transaksi sewa kamar. Besarnya bisa satu atau dua kali harga sewa kamar/bulan. Uang ini sifatnya sebagai jaminan, dan nantinya bisa dikembalikan bila kita sudah pindah dari tempat tersebut. Namun, bisa jadi uang deposit dipotong untuk biaya bersih-bersih setelah kepindahan kita. Misalnya bagi mereka yang selalu masak (apalagi masakan Indonesia cita rasa dan baunya sangat tajam), mungkin diperlukan cleaning service ekstra untuk membersihkan exhaust di dapur. Biaya extra ini bisa dipotong oleh pemilik apato dari uang deposit kita.

Uang kunci berbeda dengan uang deposit. Uang kunci adalah uang “terima kasih” kepada pemilik rumah yang tidak dikembalikan. Besarnya sangat bervariasi, semakin bagus apato semakin mahal uang kuncinya. Untuk apato dengan sewa 50rb yen/bulan, rata-rata uang kunci sebesar 100 rb-150 rb yen.

Kita bisa juga bernegosiasi untuk harga ini. Komisi untuk jasa agen perumahan/perantara juga harus disiapkan tersendiri. Besarnya setengah atau satu kali harga sewa rumah biasanya. Di Jepang, biasanya pemilik apato tidak berhubungan langsung dengan customernya. Mereka “tinggal terima duit” saja. Urusan melihat-lihat isi kamar, menjelaskan detil fasilitas, membuat dokumen kontrak, follow up calon penyewa dilakukan oleh agen/perantara.

Penjamin

Penjamin adalah orang Jepang sebagai wakil dari kita yang ikut menanggung resiko yang bisa timbul akibat perjanjian kontrak. Mereka yang bisa menjadi penjamin adalah profesor/supervisor kita, keluarga, atau universitas.

Mencari apato

Apabila kita hendak melakukan observasi apato, pastikan kita bisa menyampaikan dengan baik tipe kamar yang kita inginkan. Sebaliknya kita juga harus paham dengan penjelasan yang diberikan oleh pihak perantara. Apabila sekiranya bahasa Jepang kita masih pas-pasan, ajak seseorang yang sudah mahir agar tidak terjadi kesulitan dalam hal komunikasi.

Link :

Municipal support

Lewat link di bawah ini, kita bisa mengakses segala informasi berkaitan dengan kota tempat kita tinggal, mulai dari profil kota (sejarah, data statistik, organisasi yang ada), living in X-city (edukasi, housing, imigrasi), tempat-tempat wisata dsb.

(http://web-japan.org/links/government/local/prefectures.html)
(Elisa)

Web Statistics

Articles View Hits
1546604

Radio PPI Dunia


Sekretariat PPI Jepang

在日インドネシア留学性協会
Tokyo Indonesian Embassy (インドネシア大使館)

5-2-9 Higashigotanda, Shinagawa-ku Tokyo
(〒141-0022 東京都品川区東五反田5-2-9)
Phone: +81-(03)-3441-4201    

Email:  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
URL: http://www.ppijepang.org

Akun Bank PPI Jepang

Akun: Zainichi Indonesia ryu-gakusei kyo-kai


Nama Bank: Japan Post Bank
Nama Cabang: Zero Ichi Hachi Ten

No. Rekening: 8568385
No. Cabang: 10190
Bangou: 85683851

Go to top