//
Hidup di Jepang

Berapakah Jumlah Pelajar Indonesia di Jepang?

10 July 2017 Oleh administrator

Berapakah Jumlah Pelajar Indonesia di Jepang?

    “Berapakah jumlah pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang saat ini? Bagaimana persebarannya? Program studi apa yang paling banyak diminati?”. Beberapa pertanyaan di atas mungkin kerap muncul bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut demografi pelajar Indonesia di Jepang. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, tentunya dibutuhkan suatu data statistik yang lengkap dan akurat.

    Sebagai gambaran umum mengenai pelajar asing di Jepang, Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technolgy (disingkat MEXT) sebagai badan yang mengurusi bidang pendidikan di Jepang, terus melakukan sensus pada tanggal 1 Mei setiap tahunnya. Dari hasil survey yang diterbitkan oleh MEXT tercatat pada tahun 2016, terdapat 239.287 pelajar asing dari Hokkaido hingga Okinawa. Jumlah ini didominasi oleh pelajar asal Tiongkok (98.483 orang), Vietnam (53.807 orang) dan Nepal (19.471 orang). Pelajar asing tahun 2016 meningkat sebanyak 15% dibandingkan tahun sebelumnya (208.379 orang).

    Jumlah pelajar asal Indonesia sendiri masih jauh di bawah negara-negara di atas. Pada survey yang dilaksanakan oleh Japan Student Services Organization (disingkat JASSO) pada tahun yang sama, terhitung 4630 pelajar Indonesia sedang menempuh ilmu di Jepang. Untuk rinciannya, 3670 pelajar berada di institusi pendidikan tinggi dan sejenisnya, sementara 960 orang berada di institusi pendidikan bahasa Jepang. Indonesia berada pada peringkat ke enam sebagai penymbang pelajar ke Jepang di bawah Tiongkok, Vietnam, Nepal, Korea Selatan, dan Taiwan.  

    4630 merupakan angka tertinggi dalam kurun sepuluh tahun terakhir (2016-2006). Peningkatan pada tahun 2016 juga merupakan yang paling signifikan dalam kurun sepuluh tahun ini. Tercatat peningkatan sebanyak 1030 orang antara tahun 2015 hingga 2016. Sebuah keberhasilan pemerintah Jepang menjaring pelajar asing asal Indonesia. Diperkirakan angka ini akan terus meningkat kedepannya. Dengan terus bertambahnya minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan studinya di Jepang juga akan menjadi sebuah tugas bagi PPI Jepang untuk lebih mempersiapkan diri demi mendukung dan melindungi seluruh pelajar Indonesia di negeri matahari terbit.

    Dari sensus yang dilaksanakan oleh MEXT dan JASSO, sayangnya hanya diketahui jumlah pelajar Indonesia namun tidak disertai rincian. Tidak disebutkan persebaran, program studi, dan lain-lain. Oleh karena itu, saat ini PPIJ tengah berupaya untuk melakukan sensus pelajar Indonesia di Jepang. Selain demi menuntaskan program open data yang dicanangkan pada awal kepengurusan, sensus ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas data mengenai anggota PPI yang ada di Jepang serta membawa PPI Jepang ke arah yang lebih baik lagi.

    Bagaimana cara untuk mengikuti sensus PPIJ ini? Menggunakan kecanggihan teknologi, semua anggota PPI Jepang dapat dengan mudah mengaksesnya lewat tautan: bit.ly/SensusPPIJ. Melalui progam sensus ini, setiap anggota PPI Jepang hanya perlu mengisi data diri, data keanggotaan PPI Jepang, serta data akademik masing-masing.

    Pelaksanaan sensus PPI Jepang 2017 dilakukan secara transparan. Ini berarti hasil sensus akan dijadikan bahan penerbitan open data yang dapat diakses oleh seluruh anggota PPI Jepang. Sensus ini merupakan progam berskala besar yang memerlukan kerjasama serta keikutsertaan penuh dari seluruh keluarga PPI Jepang mulai dari daerah hingga pusat. Oleh karena itu, diharapkan ketua PPI Jepang korda serta ketua PPI Jepang komsat untuk mampu mengkoordinir seluruh anggota PPI wilayahnya demi ikut serta dalam program ini. Tak terkecuali seluruh anggota PPI Jepang diharapkan untuk dapat terlibat aktif guna mensukseskan program sensus PPI Jepang 2017.

Bagan: Peningkatan Jumlah Pelajar Indonesia Dalam 10 Tahun (Sumber: MEXT dan JASSO)

 

(Ditulis oleh Maya Maharani dan Theodorus Alvin dari Biro Relasi Media)