//
Hidup di Jepang

Hal yang Dilakukan ketika Tiba di Jepang

17 March 2017 Oleh administrator

Halo sahabat bangsa!

PPI Jepang mengucapkan selamat datang kepada seluruh sahabat bangsa yang akhirnya akan melanjutkan studi di Jepang. Melalui artikel ini, PPI Jepang akan memberikan informasi mengenai hal-hal yang dilakukan ketika sahabat bangsa tiba di Jepang. Informasi ini dikhusus kan untuk sahabat bangsa yang akan belajar di Jepang lebih dari 90 hari dan dengan Visa Pelajar.

Berikut ini hal-hal yang dilakukan ketika sahabat bangsa sampai di Jepang:

  1. Prosedur di passport control (Biro Imigrasi)

Untuk sahabat bangsa yang  tiba di Jepang melalui bandara Narita, Haneda, Chubu, Kansai, Shinchitose, Hiroshima, Fukuoka, sahabat bangsa akan mendapatkan zalyu card (Residence card) setelah melalui passport control di bandara terkait. Namun apabila sahabat bangsa mendarat di Jepang melalui bandar udara selain di list bandara sebelumnya atau masuk ke Jepang melalui pelabuhan, sahabat bangsa akan mendapatkan meterai izin pendaratan yang tertera pada paspor sahabat bangsa yang disertai dengan pernyataan bahwa Residence Card akan dikeluarkan di kemudian hari setelah sahabat bangsa melapor kedatangan ke ward office.

  1. Pergi ke kantor camat “ward office”

Datang ke Ward Office atau bisa dikatakan sebagai kantor camat merupakan hal yang wajib sahabat bangsa lakukan. Sahabat bangsa harus datang ke ward office selambat-lambatnya 14 hari setelah memasuki area Jepang. Ketika datang ke Ward Office jangan lupa untuk membawa dokumen berupa residence card atau passport yang telah diberi keterangan bahwa residence card akan diterbitkan setelah sahabat bangsa datang ke ward office. Selain itu sahabat bangsa juga harus membawa dokumen mengenai lokasi sahabat bangsa tinggal di Jepang. (Dapat berupa surat kontrak rumah atau surat kontrak tinggal di asrama).

  1. Membuka akun rekening bank

Setelah sahabat bangsa mendapatkan residence card dan telah melapor ke kantor camat, sahabat bangsa harus membuka akun rekening bank. Sebelum berangkat ke Bank yang akan dituju, siapkan nama sahabat bangsa dalam tulisan katakana. In case kalau sahabat bangsa belum bisa menulis dalam bahasa Jepang, minta senpai atau orang yang kamu kenal untuk mengajarkanmu menulis namamu. Oh iya, untuk tambahan informasi, bank di Jepang buka pukul 9:00 pagi hingga pukul  3 sore. Sementara itu, ATM dibuka hingga pukul 6:00 sore. Untuk membuka rekening jangan lupa untuk mempersiapkan dokumen sebagai berikut :

1. Residence Card

                   2. Stempel (Cap) 

Karena di Jepang, untuk keperluan tanda tangan sering kali menggunakan cap, maka lebih baik  sahabat bangsa membuat cap. Bisa sahabat bangsa peroleh di kios khusus pembuatan cap terdekat. Namun karena sekarang tampaknya Jepang mulai “mengglobal” dalam kasus tertentu sahabat bangsa diperkenankan untuk menandatangani dokumen terkait.

  1. Membeli nomor Jepang (kontrak telepon)

Telepon genggam dapat dibeli atau dikontrak melalui service desk perusahaan telepon atau toko-toko elektronik. Untuk menandatangani kontrak, sahabat bangsa perlu mempersiapkan hal-hal berikut:

a. Residence Card, 

b. Passport,

c.  Buku Bank atau  Atau dokumen lain yang memverifikasi informasi akun sahabat bangsa untuk mengatur pembayaran secara otomatis perbulannya.

Selain itu, ada juga perusahaan yang menyediakan ponsel prabayar. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan bertanya pada perusahaan yang dituju atau di toko-toko telepon genggam.

  1. Ikut orientasi kampus

Di Jepang, Support Center kampus akan mengadakan orientasi dalam dua kali setahun (Awal April / Akhir September atau Awal Oktober). Pastikan untuk menghadiri orientasi ini karena sahabat bangsa akan mendapatkan banyak informasi penting mengenai kehidupan di kampus.

6.   Lapor diri ke KBRI

Berdasarkan situs  atase pendidikan dan kebudayaan Tokyo[1] , seluruh Mahasiswa, Karyasiswa, Trainee, dan Researcher Indonesia yang belajar di Jepang, diwajibkan melapor kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo, serta Bidang Pendidikan dan Kebudayaan di KBRI Tokyo.  Ada dua cara untuk melaporkan diri, yaitu :

1. Datang langsung ke KBRI di Tokyo

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo atau biasa disebut KBRI Tokyo berada di 141-0022 Tokyo, 品川区Higashigotanda, 5−2−9. Untuk sahabat bangsa yang datang ke Jepang dengan menggunakan paspor biasa (warna hijau), agar memperlihatkan/menyerahkan:

 1. Photo ukuran 4X6 sebanyak 2 buah,

 2. Surat tugas belajar/Surat dari Sekretariat Kabinet RI,

 3. Formulir Pelaporan Diri dari Bidang Imigrasi (formulir ini dapat diperoleh di Bagian Imigrasi KBRI Tokyo),

 4. Photocopy Paspor (halaman pertama, yang ada photo pemilik paspor),

5. Photocopy Residence Card (KTP Jepang),

6. Formulir Pendaftaran dari Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (formulir ini dapat diperoleh di Bidang Dikbud KBRI Tokyo.

2. Via website

Untuk sahabat bangsa yang tidak dapat datang ke Tokyo, dapat melakukan laporan kedatangan  melalui link berikut ini : http://atdikbudtokyo.com/formulir-laporan-kedatangan/

  1. Mengakses Website PPI Jepang

Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang yang disingkat PPI Jepang adalah organisasi yang beranggotakan pelajar Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Jepang. Organisasi ini didirikan di Tokyo pada tanggal 24 Juni 1953 dengan nama "Himpunan Mahasiswa Indonesia di Jepang" yang kemudian dalam perjalanan waktu namanya berubah menjadi "Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang" atau dalam bahasa Jepang disebut "Zainichi Indonesia Ryugakusei Kyokai".

Keberadaan PPIJ sebagai organisasi adalah untuk mengkoordinir serta menciptakan sarana diskusi dan juga “rumah” bagi para pelajar Indonesia yang berada di Jepang. Oleh karena itu, terus simak website http://ppijepang.org untuk mendapatkan berbagai informasi mengenai kegiatan PPI Jepang.

 

*Ringkasan dari artikel ini dapat disimak melalui video berikut ini :

 

 

Referensi :

[1] Atase Pendidikan dan Kebudayaan Tokyo. (nd). Laporan Kedatangan . Diakses 17 Maret 2017. http://atdikbudtokyo.com/laporan-kedatangan/

[2] Japan  Study Support Information for Foreign Students. (nd). Living Guide for International Students in Japan. Diakses 17 Maret 2017. http://www.jpss.jp/en/life/1/3/

[3] Kyushu University International Student and Researcher Support Center. (nd). After arrival. Diakses 17 Maret 2017. http://www.isc.kyushu-u.ac.jp/supportcenter/en/procedure2

[4] Fukuoka City International Foundation. (nd). Communications. Diakses 17 Maret 2017. http://www.rainbowfia.or.jp/en/living/11.html

 

Oleh : KOMINFO PPI Jepang 2016-2017