//
Acara

Tokodai Cup 2017 Warnai Golden Week Pelajar Indonesia di Jepang

13 May 2017 Oleh administrator

Tokyo, 4 Mei 2017, Di tengah-tengah libur Golden Week di Jepang, PPI Tokodai, bekerja sama dengan PPI Kanto, dan disponsori olen KBRI Tokyo dan BNI menyelenggarakan pertandingan futsal tahunan yang diikuti puluhan pelajar Indonesia dari kawasan Kanto.

 

Para Peserta Tokodai Cup Sebelum Bertanding

Bertempat di Indoor Gymnasium Tokyo Institute of Technology, kampus tempat ratusan mahasiswa Indonesia menuntut ilmu, diselenggarakan Tokodai Cup yang seperti tahun-tahun sebelumnya dibuat riuh oleh sorak-sorai dukungan bagi para peserta. Di dalam ruangan yang terdapat dua lapangan futsal ini Tokodai Cup dibuka oleh ketua panitia sekaligus ketua PPI Tokodai pada pukul 09:30 waktu setempat dengan diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh semua peserta.

Tokodai Cup kali ini diikuti oleh berbagai kampus di kawasan kanto yang dibagi menjadi 12 regu. Regu-regu tersebut dibagi lagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok A dan B. Kelompok A diisi oleh Tokodai FC, Waseda FC, Nokodai FC, SRIT, PPI Todai, dan GRIPS-RIkkyo-Chiba. Sementara kelompok B diisi oleh PS Persitak, Kimochi FC, PPI Ibaraki, PPI TIU, Gunma Squad, dan Pandawa 5. Pertandingan dijalankan dengan sistem klasemen, di mana setiap regu dalam kelompok yang sama akan bertanding dan mengumpulkan nilai. Dua regu dari setiap kelompok yang mengumpulkan nilai paling banyak yang akan melaju ke perempat final.

Kedua Belah Regu Bertanding

Setelah melalui pertandingan yang panjang dan sengit, keluarlah empat regu yang berhak maju ke perempat final. Pada perempat final, regu-regu yang bertanding antara lain; Kimochi FC melawan SRIT dan Tokodai FC melawan PPI Ibaraki. Pertandingan antara Tokodai FC dan PPI Ibaraki berjalan dengan cepat, di mana PPI Ibaraki mendapat lebih banyak kesempatan menyerang, sementara Tokodai FC agak kewalahan menahan gempuran PPI Ibaraki. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan PPI Ibaraki. Dengan hasil ini PPI Ibaraki berhasil maju ke putaran final.

Pertandingan yang luar biasa sengit dan menegangkan terjadi di sisi lain lapangan. Pertandingan antara Kimochi FC melawan SRIT mampu menarik sebagian besar animo penonton yang hadir di lokasi. Kedua regu menerapkan permainan terbuka yang mempertontonkan permainan menyerang hingga keadaan semakin riuh. Setelah dua babak yang melelahkan akibat saling menyerang, pertandingan ditutup dengan skor mencolok 7-6 untuk kemenangan SRIT. Dengan ini SRIT akan berhadapan dengan PPI Ibaraki di final. Sementara itu Kimochi FC akan berhadapan dengan PPI Tokodai untuk perebutan juara ketiga.

SRIT melawan PPI Ibaraki di final sebenarnya merupakan partai ulangan tahun lalu, dimana kemenangan diraih oleh SRIT. Sebagai juara bertahan, tentunya SRIT ingin mengamankan gelar juara juga untuk tahun ini. Namun sayangnya tahun ini gelar juara jatuh ke tangan PPI Ibaraki yang tahun lalu memperoleh medali perak. Menang dengan skor 3-1, PPI Ibaraki berhasil memutus kejadian tahun lalu sebagai juara kedua. SRIT yang sepanjang acara bermain dengan enerjik pun harus puas berdiri di bawah PPI Ibaraki kali ini. Medali perunggu sendiri diraih oleh Tokodai FC setelah babak adu penalti yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Tokodai FC.

Juara 1 dari PPI Ibaraki

Gifar Nasution selaku ketua panitia Tokodai Cup 2017 menyatakan, Tokodai Cup diselenggarakan sebagai wahana agar para mahasiswa di kawasan Kanto dapat mengenal satu sama lain. ``Pada dasarnya setiap laki-laki pasti menyukai olahraga`` ujar sarjana tahun kedua jurusan transdisciplinary ini, oleh karena itu, olahraga adalah ajang yang paling mudah agar ikatan kekeluargaan bisa lebih terjalin antar mahasiswa di kawasan Kanto. Gifar berharap ajang Tokodai Cup ini bisa bermanfaat untuk memperkuat tali silaturahmi antar sesama mahasiswa. Kedepannya, Tokodai Cup ini juga akan terus dimatangkan agar dapat menjadi lebih baik lagi.